Home Sumatera Selatan BANYUASIN 1000 Barel Ceceran Minyak Mentah Cemari Perairan Tanjung Api-Api

1000 Barel Ceceran Minyak Mentah Cemari Perairan Tanjung Api-Api

414
0

BANYUASIN-(ANTERO SUMSEL)-Tabrakan dua kapal tangker di Perairan Tanjung Api-Api Desa Muara Sungsang Kecamatan Banyuasin II  Kabupaten Banyuasin Senin (27/3) menimbulkan dampak lingkungan karena adanya minyak yang tumpah ke laut. Pasalnya Kapal tangker OB SMS 3000 robek bagian lambungnya.

Kapal tangker itu diduga membawa minyak milik PT Medco Energy. Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya ,minyak yang tumpah akibat bocornya lambung kapal itu sebanyak 1000 barel.

Adanya tumpahan minyak di Perairan Tanjung Api-Api membuat Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin menurunkan tim meninjau ke lokasi terjadinya tebrakan.

Kabid Penaatan Lingkungan Hidup, Emi dan Kasi Pengaduan Lingkungan Hidup, BLH Kabupaten Banyuasin, Zuliman ditemani anggota Polsek Sungsang Bripka Arbi Putra dan anggota Babinsa Muara Sungsang, Kopda  Benny turun ke TKP. Rombongan meninjau lokasi tabrakan dengan menumpang speedboat, Selasa siang (27/3).

Sekedar mengingatkan, telah terjadi tabrakan antara dua kapal tangker yakni Kapal OB SMS 3000 dengan Kapal BG DBS 3028 di Perairan Tanjung Api Api Desa Muara Sungsang Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (26/3/2018) sekira pukul 08.45 Wib.

Peristiwa tabrakan bermula ketika Kapal BG DBS 3028 bermaksud menghindari perairan dangkal di sebelah kiri kapal. Saat kapal hendak melambung ke kanan dari Kapal OB SMS 3000, namun karena angin kencang dan arus yg kuat menyebabkan Kapal BG DBS 3028 menabrak Kapal OB SMS 3000 yang bersandar di sekitar tempat kejadian.

Akibat insiden itu Kapal OB SMS 3000 yang dinakhodai Samsul Hadi tersebut mengalami robek pada lambung kiri selebar 4 M dan tinggi 1 M sehingga terjadi tumpahan minyak ke laut. Sementara Kapal BG DBS 3028 mengalami penyok pada sudut kanan.

Sementara Santi  salah satu staf humas PT Medco saat dikonfirmasi terkait tabrakan 2 kapal tangker yang diduga milik PT Medco”belum bisa memberikan komentar”karena tengah cuti dan belum mengetahui laporan kejadian ini.
Dirinya meminta untuk menghubungi Bpk Yulianto “tegasnya.(sihat/Noe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here