Home Sumatera Selatan LAHAT Melawan”DPO Polres Lahat Tewas di Terjang Peluru

Melawan”DPO Polres Lahat Tewas di Terjang Peluru

264
0

LAHAT (ANTEROSUMSEL)- Satuan Reskrim Polres Lahat terpaksa tembak mati resedivis atas nama Rustam Efendi Alias Pendi Alias Bobi Alias Alex (30),tersangka terpaksa di lumpuhkan karena menyerang petugas dengan senjata api saat akan ditangkap di kediamannya di Desa Mengkenang, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat.

Tersangka adalah DPO pelaku kejahatan Lintas Provinsi sesuai pasal 365 KUHP dan sering beroperasi di wilayah Kabupaten Lahat serta  Provinsi Bengkulu.  Dalam melakukan aksinya pelaku  terbilang sadis bahkan tak segan segan melukai dan membunuh korbannya.

Saat akan ditangkap tersangka  melakukan perlawanan  dengan menembakan senpi kepada petugas. Tembakan tersangka juga mengenai salah satu anggota Reskrim Polres Lahat yang ikut dalam penangkapan, anggota Polri ini tertembak pada posisi perut, beruntung tidak mengalami cidera parah.

Penangkapan terhadap tersangka ini berdasar laporan polisi dengan nomor: LP B/09/V/2017/SUMSEL/RES LHT/SEK JARAI Tanggal 06 Mei 2017 Perkara Pencurian Dengan Pemberatan Pasal 363 KUHP pelapor atas nama Kustaman (42), Pekerjaan Wiraswasta Alamat Desa Lubuk Saung Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat.

Diketahui pelapor ini mengalami kejadian tindak pencurian pada hari sabtu tanggal 25 maret 2017 sekira pukul 04.30 wib. Bertempat di Desa Lubuk Saung Kecamatan  Jarai Kabupaten Lahat.

Setelah melacak dan mendapatkan informasi keberadaan tersangka,kemudian Unit Opsnal melakukan penangkapan di rumahnya di Desa Mengkenang Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat.

Pada saat hendak dilakukan penangkapan TSK mengetahui keberadaan Anggota dan kemudian melarikan diri melalui pintu belakang,dengan melakukan perlawansn sambil menembakkan senjata api kearah petugas.

Menurut  Kepala Desa Mengkenang ,Yong Mitingli saat dimintai keterangan ketika menghadiri serah terima jasad tersangka antara pihak kepolisian dan keluarga korban mengungkapkan bahwa tersangka selama  ini memang telah  membuat masyarakat resah.
Pernah dari pihak keluarga mendatangi Kades untuk menyadarkan pelaku atas perbuatan harapan keluarga tersangka ini.

‘Dulu pernah ada keluarga dia tersangka,datang ke rumah menghadap saya agar bisa menyadarkan pelaku supaya menghentikan kelakuannya yang telah membuat keluarga resah, sempat dulu tersangka kita panggil untuk urus pindah alamat dan baru saat ini lagi saya bertemu ke pelaku yang kini sudah terbujur kaku,” tutupnya.(Ags)

Editor : Banu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here