Home Sumatera Selatan MUARA ENIM Kgs.Fahri Rasyiid Terancam Gagal Ikuti Ajang internasional World Mathematics Invitational 2018 di...

Kgs.Fahri Rasyiid Terancam Gagal Ikuti Ajang internasional World Mathematics Invitational 2018 di Seoul Korea Selatan mewakili Indonesia.

293
0

MUARA ENIM-(ANTERO SUMSEL)-Keterbatasan ekonomi membuat Kgs.Fakhri Rasyiid, siswa SMP Negeri 1 Muara Enim terancam gagal mengikuti babak final dalam ajang internasional World Mathematics Invitational 2018 di Seoul Korea Selatan mewakili Indonesia.

Seperti yang dikatakan oleh orang tua Fahri,Rini Yulinar Sari saat ditemui dibincangi, mengatakan dalam ajang tersebut anaknya berhasil menyisihkan sebanyak 350 peserta se-Indonesia.

Pada tahun 2017 yang lalu, Fakhri berhasil menyabet Medali Perunggu dalam Southeast Asian Mathematical Olympiad (SEAMO) dan untuk 2018 ini,Ia berhasil meraih medali Gold dalam ajang World Mathematics Invitational (WMI) 2018 yang di selenggarakan oleh American Mathematics Society, Organisasi Matematika taiwan dan Asosiasi Evaluasi Murid Berbakat Korea,” jelasnya.

Di jelaskannya dalam ajang WMI 2018 tersebut Fakhri merupakan satu-satunya siswa kelas 8 dari Sumatera Selatan yang berhasil meraih medali Gold.

” Dan Fahri akan mewakili Indonesia untuk maju dalam babak Final WMI 2018 yang rencananya akan di selenggarakan di Kampus Universitas Yonsei Songdo,Seoul,Korea Selatan pada tanggal 13-17 Juli 2018 mendatang,” katanya.

Namun lanjutnya impian anaknya untuk berangkat dan mengikuti babak final dalam ajang tersebut saat ini terbentur karena keterbatasan biaya yang ia miliki.

” Kami tidak tahu harus mencari biaya kemana lagi, sedangkan awal Mei uang sebagai tanda jadi atau tidaknya berangkat ke Seoul Korea Selatan sudah harus di setor dan sampai saat ini kami belum ada biaya”keluhnya.

Dan biaya yang harus kami siapkan tidak sedikit untuk biaya akomodasi dan transportasi kekorea dan selama tinggal di korea mungkin butuh dana sekitar Rp 50 jutaan,kemana kami harus mencari dana sebesar itu,” ungkapnya.

Dijelaskan Rini, selama anaknya tersebut mengikuti kompetisi selama ini ia selalu mengeluarkan biaya secara pribadi.

” Fakhri sudah banyak mencetak prestasi terutama di bidang Matematika dan selama ini kami tidak pernah minta bantuan pada pihak manapun setiap kali Fakhri mengikuti kompetisi semua biaya kami tanggung sendiri,tapi kalau untuk keluar negeri kami tidak sanggup, karena biayanya cukup besar,” katanya.

Untuk itu lanjutnya ia berharap akan ada pihak yang tersentuh dan mau memberikan bantuan kepada Fakhri untuk mewujudkan mimpinya bertarung di tingkat internasional.

Sementara Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Muara Enim,Herry Candra turut bangga atas prestasi yang di ciptakan oleh anak didiknya tersebut.

” Fakhri memang punya kemampuan lebih di bidang matematika, nilai matematikanya di sekolah saja kemaren 9.9 dan nyaris sempurna, kami turut bangga atas prestasi yang di raih Fakhri hanya saja untuk mengikuti kompetisi ini orang tuanya terkendala tidak memiliki biaya,” katanya.

Ditambahkannya, untuk itu pihaknya  berharap akan ada pihak yang bersedia membantu Fakhri mewujudkan impiannya tersebut.

“Mudah-mudahan impiannya berangkat ke Korea bisa terwujud dan disana nanti Fakhri bisa mengharumkan nama Indonesia,Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Muara Enim serta SMPN 1 Muara Enim dengan keluar sebagai juara,”tutupnya.(ril)

Editor : Banu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here