Home Sumatera Selatan PRABUMULIH Bedeng Terbakar,2 Anak Nyaris jadi Korban

Bedeng Terbakar,2 Anak Nyaris jadi Korban

28
0

PRABUMULIH-(ANTERO SUMSEL)-Bedeng tiga pintu di Jalan Pranasib RT 23 RW 09 Kelurahan Pasar II, Kecamatan Prabumulih Utara, Senin sore (14/5, sekitar pukul 16.00 WIB ludes dilalap si jago merah.

Belum diketahui penyebab kebakaran bedeng tiga pintuk milik Riyanto alias Ahu (64), tetapi ada dugaan akibat konsleting listrik. Kejadian tersebut mengakibatkan kerugian sekitar Rp 300 juta, dan untungnya merenggut korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Dalam kejadian kebakaran ini,dua bocah Indi (4) dan Puja (2) yang sempat tertidur di dalam rumah bedeng nomor tiga nyaris menjadi korban dan terpanggang. Untungnya, ibu korban Melan (30),bergegaa pulang cepat dan melihat rumahnya terbakar.

Tak berpikir panjang lagi,Melan nekat menyelamatkan dan mengeluarkan kedua anaknya dari dalam rumah, meski diatap rumah sudah membumbung api tinggi.

Salah satu saksi mata Ahu(40) kepada awak media menyebutkan, api diduga disebabkan konsleting listrik yang berasal dari bedeng nomor tiga.

Sebelum kejadian “ponakan saya yang menghuni rumah ketiga, Melan sempat pergi menjemput anak sulungnya les. Sementara kedua anaknya Indi dan Puja ditinggal, dan tertidur dalam rumah.

Untungnya Melan segera menyelamatkan kedua anaknya tersebut . Jika terlambat sedikit saja,entah apa yang terjadi ,” jelasnya saat dibincangi awak media dilokasi kejadian.

Begitu juga dengan bedeng kedua yang dihuni Sri Rejeki alias Aling merupakan adiknya. Ketika kejadian, Aling tidak berada di rumah alias rumah dalam keadaan kosong.

“Dak katek korban jiwo, cuma kerugian material bae,barang-barang banyak terbakar,”terangnya

Ia sendiri terkejut sekitar pukul 16.00 WIB, diberitahu kalau rumah yang dihuninya tersebut api sudah membumbung tinggi di atas atapnya. Mengetahu itu, ia pun buru-buru keluar dan menyelamatkan diri.

“Dikasih tahu tetanggo, kalau bedeng nomor tigo lah tebakar. Spontan bae, kami keluar rumah nyelamatke diri galo. Barang-barang yang pacak diselamatke, dikeluarkan segera. Kalau diitung-itung kerugian mencapai Rp 300 juta,” bebernya.

Sementara Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutahuruk SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Sofyan Hadi SH saat dikonfirmasi menyebutkan,dugaan awal kebakaran ini penyebabnya akibat konsleting listrik. Tetapi, belum bisa dipastikan perlu penyelidikan lebih lanjut.
Anggota di TKP Tengah mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk juga korban. “Sejumlah bukti tengah dikumpulkan, untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut,”pungkasnya.(Lil)

Editor : Banu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here