Home Sumatera Selatan PRABUMULIH Mayat Supri Agus Mulyono Tergeletak di Kebun Karet

Mayat Supri Agus Mulyono Tergeletak di Kebun Karet

42
0

PRABUMULIH-(ANTERO SUMSEL)-Kejadian penemuan sesosok mayat di kebun karet Jalan Sungai Medang RT 04 RW 03 Kelurahan Prabu Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur tak jauh dari Simpang TPA Sungai Medang mengundang perhatian dan menjadi kehebohan warga sekitarnya, Senin (14/5/2018).

Informasi dihimpun penemuan sesosok mayat laki-laki yang telah membusuk belakangan diketahui identitasnya sebagai Supri Agus Mulyono (43), warga Perumnas Griya Medang Permai RT 02 RW 09 Kelurahan Prabu Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur diketahui sekitar pukul 09.30 WIB oleh petugas PLN Rayon Prabumulih yang tengah melakukan tebas bayang di lokasi kejadian.

Tak lama kemudian, penemuan tersebut dilaporkan kepada Ketua RW 09, Suhardiman begitu mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar pukul 09.40 WIB langsung ke lokasi kejadian.

“Awalnyo aku dak tau, kalau itu Agus. Dio itu tukang urut panggilan, dan memang warga kito. Pas ditemuke di kebun karet memang mayatnyo lah dalam keadaan membusuk,” ceritanya kepada awak media

Setelah itu, kejadian tersebut dilaporkannya kepada pihak kepolisian yang tak lama datang ke lokasi kejadian, untuk mengidentifikasi mayat tersebut. “Kato keluargonyo, Sabtu kemarin Agus tuh masih sempat ngurut di Prabu Jaya. Kito dak nyangko nian, ditemuke lah busuk jadi mayat,” tukasnya.

Hal senada juga, ditegaskan keluarga korban. Kalau, Sabtu lalu (12/5/2018), Agus masih sempat menjalankan profesinya sebagai tukang urut di Prabu Jaya dengan berjalan kaki dari rumah. Dan, itu informasinya sudah biasa dilakukan korban sebagai mata pencaharian sehari-hari.

“Memang dio sempat ngurut, Sabtu kemarin. Pas terakhir ketemu, dan dak balek sampai ditemuke jadi mayat hari ini. Aku bae dak nyangko nian,” ucap kerabatnya yang tak mau disebutkan namanya.

Dia menambahkan, kalau tidak menumpang ojek atau dijempu oleh pelanggannya. Diakuinya, kalau jaraknya tidak terlalu jauh Agus memang sering berjalan kaki, untuk menjalankan profesinya sebagai tukang urut.
“Kalau motor, dio nih dak katek. Sering bejalan, kalau galak ngurut. Kalau dak dijemput atau naek ojek. Semalem tulah, kami baru ngelapor ke polisi kalo dio nih dak balek,” bebernya.

Pantauan Antero Sumsel.Com di lokasi kejadian sangat ramai oleh warga yang penasaran untuk melihat penemuan mayat tersebut. Informasi yang dihimpun , belum diketahui jelas penyebab meninggalnya pria yang berprofesi tukang urut tersebut.

Banyak dugaan yang mencuat, ada yang menyebutkan dibunuh. Ada juga mengatakan, di tabrak lari, dan lain-lainnya. Tetapi, pantauan di lapangan di belakang kepala korban terlihat ada luka memar dan bercak darah diduga karena bendah keras.

Begitu mendapatkan informasi jajaran Satreskrim Polres Prabumulih dan Polsek Prabumulih Timur, bergerak mendatangi lokasi kejadian. Selain mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi, tim iden Satreskrim Polres Prabumulih melakukan identifikasi terhadap mayat korban. Setelahnya iden, mayat korban dibawa atau dievakuasi ke RSUD Prabumulih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ditegaskan Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH MH didampingi Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hernando SH MSi menerangkan, kalau benar telah ditemukan sesosok mayat laki-laki di kebun karet di lokasi kejadian.

“Setelah di TKP, baru diketahui belakangan dari warga kalau mayat tersebut Agus. Pria yang berprofesi sebagai tukang urut. Anggota sudah mengolah TKP dan melakukan identifikasi terhadap mayat di kebun karet. Diduga korban meninggal sudah berumur 2-3 hari, karena mayatnya telah membusuk,” jelasnya.

Disinggung soal penyebab kematian korban, kata Eryadi pihaknya belum bisa menyimpulkan. Dan, kasusnya sekarang ini tengah diselidiki dan dikembangkan pihaknya.

“Mayat korban sendiri, sudah dibawa
ke RSUD untuk diperiksa lebih lanjut. Sehingga, tahu penyebab kematian korban tersebut. Dan, bisa menjadi dasar penyelidikan kita,” bebernya.

Eryadi menambahkan, kalau hasil pemeriksaan dokter setelah dilakukan pemeriksaan luar. Kata dia, menjadi dasar analisis penyebab dugaan kematian korban. “Sudah kita dapat keterangannya dari hasil pemeriksaan dokter, tengah kita analisis sekarang ini,”tutupnya.(Lil)

Editor : Banu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here