Home Sumatera Selatan PRABUMULIH 68 Pejabat di Mutasi,Bukan Zamannya Lagi, Pejabat Jadi Boneka

68 Pejabat di Mutasi,Bukan Zamannya Lagi, Pejabat Jadi Boneka

94
0

PRABUMULIH-(ANTERO SUMSEL)- Setelah mendapatkan kepastian dari Kemendagri,Rabu (16/5/2018),Pejabat Wali Kota Prabumulih H Richard Chahyadi AP MSi merotasi 68 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih.

Sementara Penjabat Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi baru dilantik sebagai Pj Wako pada 13 Mei lalu. sebanyak 68 pejabat yang terkena gerbong mutasi tersebut. Terdiri dari 14 eselon II, 33 eselon III, dan 21 eselon IV.

Pantuan AnteroSumsel.com, paling mencolok posisi jabatan asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah serta lainnya dirombak.

Asisten I sebelumnya dijabat Drs H Asymuni Hambali MPdI dipercayakan kepada Rozali SSos, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Kepla DPMPTSP).

Lalu, Asisten II selama ini dipegang HM Yusuf Arni SPd MM beralih ke Drs Alfian Herdi MSi. Sebelumnya, menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Sedangkan, HM Yusuf Arni SPd MM menduduki Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Kepariwisata (POK).

Begitu juga, Asisten III, Ir H Apriadi DN dipindah menjadi Kepala Dinas Dokumentasi Perpustakaan dan Kearsipan. Posisinya, digantikan H Abdullah Abadi AP MSi sebagai Staff Ahli dan Plt Kepala Dinas Sosial (Kadinsos).

Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), dr H Happy Tedjo TS MARS sekarang diemban oleh dr Hj Rusmini MKes. Sedangkan, posisinya sebagai Direktur RSUD digantikan dr Yus Ukhrowiyah SP THT yang sebelumnya dokter RSUD. Lalu, posisi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud), HM Rasyid SAg MM dipindahkan ke Amrullah SPd MSi.

Pj Wako, H Richard Chahyadi AP MSi menerangkan, kalau perombakan pejabat hal itu wajar dan biasa terjadi. Ia menekankan, zaman sekarang ini bukan zamannya menjadi pejabat boneka.

Kata dia, sebagai pejabat harus mampu bersikap, bertindak, dan berbuat. Karena, itu memang ranah dan wewenang pejabat.

“Jangan hanya melapor dan menunggu perintah kepada Wako saja. Selain itu, bukan zamannya lagi pejabat hanya melayani segilintir orang,”pesanya .

Mutasi ini dilakukan juga bagian dari upaya perbaikan pola kerja di lingkungan Pemkot. Apalagi, beban kerja yang dilantik tantangannya makin berat dan besar.

“Kita minta proses administrasi kegiatan lebih tertata dan terarah, kita minta OPD memperhatikan hal itu. Sehingga, surat masuk di lingkungan Pemkot terarah dan tahu tujuannya. Tidak seperti yang lalu, surat masuk tidak tahu arahnya dan terkadang hilang,” bebernya.

Sementara itu, jabatan Kabag Hukum dan Perundang-Undangan, Benny Rizal SH MH digantikan oleh H Sanjay Yunus SH MH sebelumnya menduduki posisi Kabid Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Sedangkan, Benny Rizal sendiri turun jabatan menjadi Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Dinas Koperasi (Diskop).

Kata dia, seluruh OPD wajib berkordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan juga para asisten. Sehingga, Sekda dan asisten tahu kegiatan yang akan dilakukan dan dijalankan.

“Selama ini terjadi, Sekda dan asisten tidak tahu kegiatan sehari-hari yang dilakukan. Makanya, harus intens dilakukan kordinasinya,” bebernya.

Dia juga mengingatkan, agar seluruh OPD terkait mempersiapkan diri untuk menghadapi agenda besar yaitu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Lakukan kordinasi dengan baik, supaya sebagai tuan rumah benar-benar siap. Fasilitasnya benar-benar dipersiapkan, dan jangan sampai Porprov dipindahkan ke kabupaten/kota tetangga,” tandasnya.

Posisi Kepala BKPSDM sendiri, karena kosong sementara waktu di Pelaksana Tugas (Plt) oleh Kholikin SSos yang dipercaya sebagai Sekretaris BKPSDM.

Sedangkan, jabatan camat dan lurah juga dirombak habis Camat Prabumulih Timur dipegang oleh Hajar Agusmal SSTP. Lalu, Gustianda Ramsi SIP MSi sebagai Camat Cambai. Andi Afrizal SSTP menjabat sebagai Camat Prabumulih Barat, Harry Danu Wijaya SIP MSi menjabat Camat Rambang Kapak Tengah (RKT). Sementara itu, Camat Prabumulih Utara dipegang Edwin SSTP.

Lanjutnya, dipercaya sebagai tuan rumah Porprov. Prabumulih harus benar-benar siap dan bertanggung jawab, dan tidak ada istilah mundur.

“OPD yang membidang dan terkait, harus menjadi perhatian serius. Karena, menjadi tuan rumah menjadi sebuah kebanggan,” bebernya.

Nah, khususnya Direktur RSUD yang baru dilantik. Ungkap Richard, harus bisa melakukan inovasi dan ide. Supaya masyarakat nyaman dalam menikmati pelayanan kesehatan.

“Karena, selama ini banyak keluhan masyarakat yang tidak mau berobat. Lantaran, tidak tertib dan tidak nyaman. Selain itu, adanya keterbatasan obat dan dokter juga standbye,” jelasnya.

Menurutnya, dirinya tidak mungkin memonitor sendiri seluruhnya ke bawa dan turun langsung dan jelas membutuhkan dukungan OPD.

“Direktur baru harus berinovasi mengolah RSUD, supaya bisa menyumbang dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, ke depannya RSUD sebagai pusat rujukan. Bukan hanya tempat persinggahan dan pelengkap dalam pelayanan RS,” bebernya.

Sambungnya, RSUD punya SDM yang mampu untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat kota ini.

“Harus jadi kiblat masyarakat berobat, baik warga Prabumulih dan sekitarnya,” tambahnya.

Richard menyebutkan, sesuai imbauan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB), jabatan camat dan lurah harus diisi berkompeten latar belakang pemerintah.

“Posisi camat dan lurah punya beban dan tanggung jawab berat. Kita minta camat dan lurah terjung ke lapangan, untuk mengecek titik dan lokasi Tempat Pemilihan Suara (TPS). Data jumlah akurat mata pilih di masing-masing pemilih, jangan ada pemilih yang bukan warga Prabumulih,” ucapnya.

Pesannya, awasi Pilkada Serentak sehingga berlangsung sukses dan aman. Ambil langkah-langkah konkret, untuk memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan Pilkada Serentak.

“Camat dan lurah, punya tanggung jawab tentang penyelenggaraan Pilkada Serentak,” pungkasnya.(Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here