Home Sumatera Selatan LAHAT Minta Kejelasan Tapal Batas,Warga Muara Lawai Geruduk Kantor Bupati Lahat

Minta Kejelasan Tapal Batas,Warga Muara Lawai Geruduk Kantor Bupati Lahat

6
0

LAHAT-ANTERO SUMSEL)-Puluhan masa yang berasal dari Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur melakukan unjuk rasa di depan kantor Bupati Lahat, Senin (4/6).

Dalam unjuk rasa tersebut, warga Desa Muara Lawai meminta kejelasan masalah tampal batas dengan desa Banjarsari serta meminta pihak pemerintah usut dan membongkar mafia tanah.

Menurut koordinator aksi, Ustadz Kanda Budi Setiawan S PdI SH didampinggi oleh Koordinator Lapangan, Aripendi Kuris meminta kejelasan tapal batas desa khususnya dengan warga Desa Banjarsari.

Apalagi, sebelumnya sudah dilakukan penelusuran oleh Pemerintah Kabupaten melalui Pihak Kecamatan Merapi, Pemerintah Desa dan beberapa toko Masyarakat Desa yang berbatasan dengan Desa Muara Lawai pada Tahun 1999.

“Kita minta kejelasan mengenai tampal batas dengan Desa Banjarsari,”kata Aripendi Kuris.

Sementara itu, Camat Merapi Timur,  Daniel Riswanto SH mengaku beberapa waktu lalu sudah dua kali dilakukan pertemuan ang juga dihadiri Kapolsek Merapi waktu itu serta Danramil Merapi, namun menurutnya  dalam pertemuan yang sudah dilakukan dua kali itu mantan Camat Merapi yang waktu itu masih di jabat oleh Choiri Musa tidak hadir dalam pertemuan tersebut.

“Ya benar, mereka meminta kejelasan mengenai masalah tanpal batas. Apalagi sebelumnya sudah dua kali dilakukan pertemuan namun belum menemukan titik terang,”kata Daniel.

Ditempat yang sama,  Kepala Desa (Kades) Muara Lawai,  Johan Rapani meminta kepada Pemkab Lahat dapat mengambil langkah yang tepat dalam menyelesaikan tampal Batas Desa Muara Lawai guna menghindari terjadinya tindakan masyarakat yang akan merugikan kedua belah pihak.

“Itu yang kita takutkan,datangnya masyarakat ke Pemkab Lahat ini untuk kebaikan bersama dan minta diperjelas tapal batas Desa Muara Lawai yang telah di klaim desa tetangga guna mempunyai kekuatan hukum yang jelas. dua kali pertemuan di fasilitasi Pihak Kecamatan beberapa waktu yang lalu menemui jalan buntu,”ucap Johan.

Sementara itu, Plt Bupati Lahat, Marwan Mansyur SH MM sangat menyesalkan lamanya pengesahan wilayah Desa Muara Lawai dangan Desa Banjarsari meski sudah dilakukan penelusuran oleh pihak kecamatan, perangkat desa dan masyarakat pada tahun 1999 yang lalu.  “Kita yakin permasalahan ini dapat diselsaikan.

Semua yang terlibat akan kita panggil dan kita lakukan secara bersama-sama penetapan tapal bata desa Muara Lawai meski tidak segampang membalikan telapak tangan. Karena itulah saya berharap agar penyelesaian ini secepatnya bisa selesai,”pinta Marwan.(Ags)

Editor : Banu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here