Home Sumatera Selatan EMPAT LAWANG Bentrok Antar Timses, Satu Orang Tewas

Bentrok Antar Timses, Satu Orang Tewas

95
0

EMPAT LAWANG-(ANTERO SUMSEL)-Dua kubu tim sukses pasangan Calon Bupati Empat Lawang, terlibat bentrok di Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi, Empat Lawang, sekitar pukul 17.00WIB, Selasa (12/6)

Dalam kejadian tersebut, diduga satu orang timses dari paslon tewas lantaran mengalami luka tembak, sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka

Informasinya, timses dari paslon nomor urut 1 H David Hardiyanto – Eduar Kohar akan melaksanakan kampanye di Desa Simpang Perigi, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang.

Lalu, mereka terhenti di Desa Padang Tepong (TKP) karena mendapatkan informasi bahwa mereka akan dihadang oleh massa paslon nomor urut 2, (Paslon Joncik Muhammad-Yulius Maulana) saat itu hendak mengadakan acara buka puasa bersama.

Tanpa diketahui sebabnya,  timses paslon nomor urut 1, dan timses nomor urut 2,  kedua kubu terlibat bentrok.  Sehingga, suasana mencekam pun terjadi. Timses dari nomor urut 1 langsung mengeluarkan senjata api dam melepaskan tembakan.

Akibatnya, seorang timses paslon nomor urut 2 bernama Beni, warga Kecamatan Muara Pinang, Empat Lawang tewas lantaran mengalami luka tembak di wajah,dilansir dr Globalnews.

Selain itu, dua orang lagi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kepayang, Bengkulu, karena kondisi kritis akibat mengalami luka tembak.

Indra salah satu rekan korban saat dihubungi menjelaskan, saat ini seluruh timses nomor urut 2 sedanng mengantarkan jenazah Beni ke rumah duka.

“Benar, kejadiannya tadi sore. Satu orang meninggal dari pihak paslon nomor dua, saya lagi mengantarnya ke rumah sakit di Pagaralam, tiga korban lagi kritis, juga kena tembak,” kata Indra melalui sambungan telpon.

Hingga berita ini diturunkan,  Repoter media ini telah mencoba mengkonfirmasi kejadian kepada Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara melalui sambungan telpon. Namun, hingga kini belum memberikan jawaban. Begitu juga dengan Kapolres Empat Lawang.(net)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here