Home Lintas Daerah Usai Tsunami dan Gempa Rasa Trauma Hantui”Warga Lombonga

Usai Tsunami dan Gempa Rasa Trauma Hantui”Warga Lombonga

114
0

DONGGALA-(ANTERO)-Masyarakat Desa Lombonga Kecamatan Balaisang Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Selatan, mengalami trauma pasca gempa dan tsunami yang mendera wilayah kampung halaman mereka.

Kekhawatiran warga karena setiap malam ada terjadi gempa susulan menjadi satu hal yang mereka waspadai. Kondisi dan ancaman ini memaksa warga terus siaga dan tetap bertahan di kamp pengungsian Dusun 1 Desa Lombonga Kecamatan Balaisang Kabupaten Sulawesi Tengah.

“Diterangkan Jufri Dugiyo(50)warga Dusun 4 Desa Lombonga Kabupaten Donggala,total pengungsian awal saat terjadi gempa dan tsunami terjadi ada sebanyak 159 Kk. Warga hingga saat ini masih trauma untuk pulang kerumah dan melaut”terangnya.

Selain itu anjloknya harga cengkeh memasuki musim hujan sebabkan cengkeh jadi tak berbuah. Hanya musim panas saja cengkeh berbuah.

Hal yang menjadi persoalan warga disini yaitu 50 persen nelayan warga desa Lombonga kehilangan mata pencarian. Warga kehilang perahu mesin memaksa warga melaut secara manual gunakan dayung.

Selain itu warga yang bekerja sebagai buruh atau berkebun,banyak yang mencari kerja ke Kalimantan khususnya anak-anak mudanya.

Warga saat ini butuh air bersih, selain itu adanya musholla darurat yang dibuat oleh Baznas cukup membantu warga untuk beribahah.

Warga harapkan agar musholla bisa dilantai dengan semen. Agar tidak masuk air saat hujan dan dimasuki ayam dan hewan, butuh tambahi penutup. Begitu juga toa penggeras suara sangat dibutuhkan dan ditambah penutup musholla”harapnya.(Rip)

Editor : Banu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here