Home Sumatera Selatan BANYUASIN 5 TPS Kosong Surat Suara Capres,Warga Tolak Mencoblos

5 TPS Kosong Surat Suara Capres,Warga Tolak Mencoblos

141
0

BANYUASIN-(ANTERO SUMSEL)-Tercatat 5 TPS 9,10,11,12,13,di Desa Kenten Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin belum melakukan pencoblosan karena tidak ada surat suara Capres dan Cawapres.

Selain surat suara yang sempat terlambat datang di Desa Kenten,Kelurahan Kenten karena baru tiba pada pukul 12.00 wib ke 5 Tps tersebut.

Seperti yang terjadi di Tps 11 Kenten dari total pemilih 296,saat warga mencoblos tidak ada surat suara presiden. Yang ada hanya surat suara,DPDRI,DPRRI,DPRD Provinsi Sumsel dan DPRD Kabupaten Banyuasin.

Diterangkan M Rafli Ketua Tps 11 Kenten hal ini sudah dilaporkan ke PPS,karena surat suara ini sepaket,jadi warga enggan mencoblos,dan memang ada sempat ada 22 orang yang telah mencoblos dan kita hentikan.

Kronologis surat suara datang pukul 11.30 Wib,kita ambil sendiri dari PPS,setelah dibagi per/Tps tidak ada surat suara”terang Rafli.

Hingga saat iti warga masih tunggu surat suara presiden yang masih kosong,total 192 di Tps 13,saat kotak suara datang,dan ternyata masih kurang satu surat suara terangnya. H Sawawi ketua tps 13.

Begitu juga Safran anggota kpps tps 10,total dpt 293,datang pukul 11.30 wib,karena kurang satu surat suara kita panding,terangnya.

Kita masih menunggu 1,5 jam lagi surat suara datang baru kita lakukan pencoblosan. Warga menolak untuk mencoblos jika tidak ada surat suara presiden.

Sementara Ahmad Yani sangat sesalkan atas keterlambatan dan kekurangan siapan KPU dalam pemilihan umum serentak ini.
Apa yang menyebabkan persoalan ini bisa terjadi”terangnya.

Begitu juga Sunar anggota tps 09 Kenten,kecewa atas keterlambatan ini,kotak suara datang pukul 12.00.wib di PPS. Tps harus tambah waktu,minat warga untuk memilih juga jadi berkurang.

Menyikapi adanya laporan di 5 Tps di Desa Kenten Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin yang tidak ada surat suara,langsung disidak oleh Bupati Banyuasin Askolani bersama Kapolres,dan Jajaran unsur Muspida Kabupaten Banyuasin.

Askolani tegaskan kepada petugas tps dan warga untuk sabar dan tawakal sambil menunggu keputusan dan KPU,tenang saja. Marah tidak menyelesaikan masalah,selesaikan dengan kepala dingin,pikiran dingin,terang Askolan saat berbincang-bincang dengan Ketua Tps bersama unsur Muspida di Kenten.

“Diterangkan Askolan bahwa yang namanya pemilu pasti ada kekeliruan dan kelengahan dari penyelengara bisa kita maklumi,karena baru pertama mengelar pemilihan serentak yang pertama kali.

“Namanya manusia ada khilaf dan keliru dan berkat sinerginya TNI,POLRI dan Muspida semua bisa teratasi. Hanya persolaan waktu yang molor dan pelaksanaan pemilihan serentak ini tetap berjalan.

Demikian juga dikenten masyarakat,mendesak untuk melakukan pemilihan umum untuk hari ini dan sudah dipastikan oleh KPU”terangnya.

Saat ini kita tengah menunggu logistik surat suara yang dikirim dari KPU untuk 5 Tps di Desa Kenten.

Sambung Askolani ada masalah juga terkait salah cetak caleg DPRD Kabupaten Banyuasin dari dapil 2. Untuk persoalan ini kebijakanya ada di KPU,karena ranah KPU.

Pemerintah Daerah hanya untuk membantu penyelenggaran ini,dan untuk kasus tersebut kita belum tau solusinya,karena ini ranah KPU.

Untuk kasus surat suara di 5 Tps yang belum ada surat suara presiden sudah ada keputusanya,logistik akan dikirim dari KPU”pungkasnya.(Rif)

Editor : Banu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here