Beranda Info Palembang Pol PP Kota Palembang,Tertibkan Hiburan Malam

Pol PP Kota Palembang,Tertibkan Hiburan Malam

71
0

PALEMBANG-(ANTERO SUMSEL)-Awal Ramadhan,Ahad malam (5/5)Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palembang dan aparat TNI/Polri menggelar penertiban dan sosialisasi tempat hiburan malam serta tempat penjual minuman keras di Kota Palembang.

Tak hanya merazia ratusan botol minuman keras,Satpol Pp Kota Palembang juga mengamankan dua orang wanita tuna susila (WTS). Ratusan botol miras diamankan saat razia malam pertama di bulan suci Ramadhan tersebut.

Diterangkan Kepala Satpol PP Kota Palembang Alex Fernandud, razia ini dilaksanakan untuk memantau tempat hiburan malam dan memastikan surat edaran Walikota Palembang dipatuhi.

“Kami mengecek apakah surat edaran Walikota No 16 Tahun 2019 tentang pengaturan operasional selama bulan puasa yang sudah kami bagikan jauh-jauh hari, sekaligus razia pekat minuman keras dan PSK,” ujar Alex Fernandus saat diwawacarai setelah razia berlangsung.

Menurutnya, surat edaran tersebut sudah mengatur operasional tempat hiburan seperti cafe, bar, club malam dan panti pijat. Kecuali yang lokasinya melekat di dalam hotel ada toleransi buka pukul 21.00 Wib – 24.00 Wib.

Dalam giat razia ini diturunkan 100 lebih personel gabungan dari unsur Satpol PP, polisi, Kodim, POM TNI diterjunkan untuk mengamankan razia ini.

“Malam ini pembinaan dulu, menegur tempat hiburan yang masih buka, tapi nanti kalau sudah masuk bulan puasa dan mereka melanggar isi surat edaran, maka ada sanksi maksimal pencabutan surat izin,” ujar Alex.

Penyisiran dan razia pekat dimulai pukul 21.00 Wib, menyasar tempat-tempat hiburan di Jalan M.Isa, Veteran, Sekip, Basuki Rahmat, Kapten Anwar Sastro, Angkatan 45. Radial, Sumpah Pemuda, Aryodillah, Jendral Sudirman, Demang Lebar Daun, Soekarno Hatta, Noerdin Panji dan Kenten.

Selain dua orang WTS jalanan dan ratusan botol minuman keras, petugas juga mengamankan satu gerobak pedagang kaki lima yang kedapatan menjual tuak.

“Secara umum tingkat kepatuhan pemilik tempat hiburan cukup baik, dengan tidak ditemukannya satupun yang beroperasi,” ungkap Alex.

“Satpol PP akan merazia secara rutin tempat hiburan malam selama bulan Ramadhan, jika terdapat pelanggaran pihaknya langsung menindak dengan sanksi tegas, yakni maksimal pencabutan izin usaha,”tutupnya(Ril)

Editor : Banu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here