Home Sumatera Selatan OGAN ILIR Polres OI Gagalkan Ilegal Tapping

Polres OI Gagalkan Ilegal Tapping

42
0

OGAN ILIR-(ANTERO SUMSEL)-Polres Ogan Ilir dan tim pengamanan jalur trunkline Pertamina Asset 2 Prabumulih,menggagalkan aksi ilegal tapping,sebanyak 10 ton minyak mentah dari aksi pencurian tersebut,Kamis (12/7).

Dari aksi pencurian ilegal tapping yang terjadi di pipa jalur trunk line dari PPP Pbm ke Km-3 Plaju uk 8″ dan pipa uk 10″ di Gudang Pemecah Batu dekat Booster Pemanas Serdang Desa Payakabung, tim gabungan berhasil menangkap 8 orang diduga para pelaku ilegal tapping.

Diterangkan Kapolres Ogan Ilir AKBP Ghazali Ahmad”membenarkan adanya aksi ilegal tapping tersebut. “Ada 8 diduga pelaku yang kita amankan. Saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, semuanya masih sebagai saksi,” ujarnya.

Masih kata Kapolres, sebagian orang yang diamankan itu, diketahui pihaknya merupakan warga Betung Kabupaten Banyuasin.

“Modus operandi mereka yaitu dengan cara melubangi pipa pertamina, tanahnya dulu digali dan dipasang kran dan selang lalu dialirkan ke dalam truk.

Informasi yang kita terima, yang bersangkutan merupakan orang baru dan baru kali ini melakukan pekerjaan itu. Mereka menggunakan mobil tangki yang telah dimodifikasi (ada tangki di dalamnya),” bebernya.

Sementara itu, Setyo Puji Hartono, PR & Govrel Assistant Manager PT Pertamina EP Asset 2 saat dikonfirmasi mengatakan, terkait adanya informasi pencurian minyak di jalur pipa dekat Booster Pemanas Serdang tersebut sudah diketahui oleh pihaknya sejak Rabu (10/7/2019) kemarin, yang kemudian diteruskan langsung ke pihak kepolisian ogan ilir.

“Informasi tersebut kami dapat pada hari rabu kemarin dan kemudian ditindaklanjuti Tim security kami bersama dengan Polres OI untuk pengintaian hingga terjadi penangkapan,” terangnya.

Masih kata Setyo, meskipun telah ada yang ditangkap, saat ini tim security tetap berkoordinasi dengan Polres OI guna penangkapan pelaku lainnya termasuk penadahnya.(ril)

Editor : Banu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here