Home Uncategorized Polresta Ungkap Peredaran 13 Kg Sabu dan 20 Ribu Extasy Jaringan Medan

Polresta Ungkap Peredaran 13 Kg Sabu dan 20 Ribu Extasy Jaringan Medan

41
0

PALEMBANG-(ANTERO SUMSEL)-Polresta Palembang menggelar Press Conference Pengungkapan Kasus Tindak Pindana Narkotika, di Loby Mapolresta Jalan Gubernur H Bastari Kecamatan Seberang Ulu I Kota Palembang, Rabu(31/7).

Dalam press conference tersebut,dihadirkan kedua tersangka, yaitu Nazarudin alias Undi (46) bersama Haryanto alias Yanto alias Yudi (42) dan keduanya merupakan warga Jalan Psi Lautan Kelurahan 35 Ilir Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang.

Diterangkan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Firli M.Si mengatakan, penangkapan terhadap kedua tersangka ini berawal saat Satres Narkoba Polresta Palembang mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka Nazarudin bersama Haryanto ini, baru pulang dari medan dan membawa Narkotika.

“Kemudian, pada Selasa 30/7/2019 sekitar pukul 06.30 Wib, angota Satres Narkoba Polresta Palembang melakukan penyelidikan dan upaya berpura-pura membeli/Undercover Buy di rumah tersangka Nazarudin di Jalan Psi Lautan Kelurahan 35 Ilir Kecamatan IB II Palembang,” terang Kapolda.

“Sesampainya di rumah tersangka, anggota langsung melakukan penggerebekan dan menangkap kedua tersangka serta dilakukan juga penggeledahan,” ujar Kapolda.

Setelah digeledah, anggota menemukan barang bukti berupa 4 bungkus Narkotika jenis pil Extacy dengan berat bruto 5,696 Kilogram/20 ribu butir, 13 bungkus Narkotika jenis Sabu dengan berat bruto 13,708 Kilogram yang dibungkus dalam plastik Teh China merk Qinshan, 4 unit Handphone serta 1 unit mobil Toyota Innova, di lantai ruang tamu tersangka.

“Selanjutnya,kedua tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolresta Palembang. Menurut keterangan para tersangka, bahwa semua barang bukti itu didapatnya dari seseorang berinisial NSR di Kota Medan dan rencananya Narkotika tersebut, akan diedarkan di Kota Palembang serta Lampung,” ungkap Kapolda.

Atas perbuatanya, kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dengan ancaman hukuman pidana mati/seumur hidup atau pidana penjara 20 tahun.(ril)

Editor : Banu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here