Home Internasional Pasukan Israel Tahan 14 Warga Palestina dari Tepi Barat

Pasukan Israel Tahan 14 Warga Palestina dari Tepi Barat

45
0

TEPI BARAT-(ANTERO SUMSEL)-Pasukan pendudukan Israel pada Kamis malam menahan setidaknya 14 warga Palestina dari berbagai bagian Tepi Barat, kata sumber-sumber lokal.

Mereka membenarkan bahwa tujuh warga Palestina ditahan dari distrik Hebron di Tepi Barat selatan.

Dua tahanan diidentifikasi sebagai penduduk kota Surif, barat kota Hebron, dua lainnya sebagai saudara dari kota Adh-Dhahiriya, barat daya Hebron, dan tiga lainnya sebagai penduduk kota Beit Ummar, utara Hebron.

Mengelaborasi tentang penyerbuan ke Beit Ummar, Muhammad Awad, seorang aktivis media lokal, mengatakan bahwa sejumlah tentara yang membawa senjata menyerbu kota, di mana mereka menembaki rumah-rumah warga sipil dan menggeledah beberapa orang lain, menjungkirbalikkan mereka.

Para prajurit akhirnya menahan seorang mantan tahanan dan dua saudara lelaki dari kota. Sementara itu, enam warga Palestina ditangkap dari distrik Yerusalem.

Sumber-sumber lokal mengkonfirmasi bahwa pasukan pendudukan Israel tak lama sebelum fajar menangkap tiga warga Palestina setelah menyerbu rumah-rumah keluarga mereka di lingkungan Silwan yang diduduki Yerusalem.

Seorang warga Palestina lainnya ditahan larut malam setelah konfrontasi dengan pasukan polisi di lingkungan Batn al-Hawa, yang merupakan bagian dari Silwan.

Polisi juga melakukan penggerebekan di lingkungan Jabal Az-Zeitoun, yang mengakibatkan seorang remaja Palestina ditahan.

Di Tepi Barat utara, Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) mengonfirmasi serangan militer Israel di kota Deir al-Ghusun, utara kota Tulkarem, yang mengakibatkan penahanan seorang warga Palestina.

Serangan serupa juga terjadi di desa Bir al-Basha, sebelah timur kota Jenin. Tentara menerobos dan menggeledah beberapa rumah di desa itu dan mengancam akan membunuh seorang mantan tahanan jika ia tidak menyerahkan diri kepada militer Israel.

Pasukan Israel sering menyerbu rumah-rumah Palestina hampir setiap hari di Tepi Barat dengan dalih mencari orang Palestina yang “dicari”, yang memicu bentrokan dengan penduduk.

Menurut angka Palestina, sekitar 5.700 warga Palestina – termasuk banyak perempuan dan anak-anak – saat ini menderita di penjara-penjara Israel.

Pada saat pelaporan faktual sangat penting, independensi editorial The Days Of Palestine dilindungi oleh pembaca kami. Jika Anda bisa, tolong dukung The Days Of Palestine hari ini.(ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here